Uncategorized

Angka Perceraian Tinggi, Ini Tiga Penyebabnya

BRALING.COM, PURBALINGGA – Angka perceraian di Kabupaten Purbalingga terus meroket. Pengadilan Agama Purbalingga mencatat terdapat tiga faktor yang paling sering dijadikan alasan untuk menceraikan pasangan.

Berkaca pada data statistik yang tercantum dalam situs Pengadilan Agama masalah ekonomi keluarga, suami yang tidak bertanggung jawab serta tidak ada keharmonisan di dalam keluarga adalah alasan utama bercerai.

Banyaknya keluarga dimana istri bekerja sedangkan suami tak bekerja secara mapan membuat hubungan di dalam keluarga acap tak seimbang. Fungsi kepala keluarga menjadi beralih milik kaum istri.

Selain tiga faktor itu, terdapat beberapa faktor lain yang kerap dijadikan alasan untuk menggugat cerai. Yakni, kekerasan dalam rumah tangga sampai dengan adanya gangguan dari pihak ketiga.

Dalam tiga bulan ini angka perceraian sangat tinggi. PA Purbalingga mencatat, selama Oktober ada 103 kasus, November 131 kasus sedangkan sampai pertengahan Desember ada 75 kasus.

Umumnya, perceraian itu lebih didominasi oleh gugat cerai dibandingkan dengan gugat talak. Ini artinya, lebih banyak kaum perempuan yang mengajukan sidang perceraian.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan