Uncategorized

Purbalingga Tolak Pekan Kondom

BRALING.COM, PURBALINGGA – Pelaksanaan pekan kondom nasional oleh Kementerian Kesehatan juga ditanggapi negatif di Purbalingga. Sejumlah elemen masyarakat tegas menolak program pemerintah itu.

Mereka menilai program kondomisasi hanya akan membuat seks bebas kian merebak. Program itu juga dinilai tidak akan efektif menanggulangi bahaya HIV AIDS di kalangan muda bangsa ini.

Pengurus Daerah Muhammadiyah Purbalingga, HM Muzni Tanwir mengecam program itu. Baik secara pribadi, organisasi maupun di Majelis Ulama Indonesia (MUI) Purbalingga.

“Bagaimanapun, melalui kondomisasi akan semakin menambah parah penyakit masyarakat. Anak- anak muda maupun dewasa, merasa difasilitasi. Kami menolak tegas adanya rancangan itu,” kata Muzni, Rabu (4/12).

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Purbalingga, Heny Ruslanto juga menolaknya. Menurut dia, seharusnya pendidikan karakter anak muda maupun masyarakat yang terus digalakkan.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Purbalingga, dr Sri Wahyudi menyebut program itu akan melukai azas Ketimuran, sekaligus juga tidak akan efektif mencegah HIV/AIDS.

“Secara teknis, kondom juga bisa bocor, menularkan penyakit dan lainnya. Selain itu, saya yakin tidak semua akan patuh terus pada alat kontrasepsi itu,” kata Wahyudi.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan