Uncategorized

Purbalingga Sangat Kekurangan PLKB

BRALING.COM, PURBALINGGA – Kota Perwira ternyata sangat kekurangan petugas lapangan keluarga berencana (PLKB). Dari 239 desa dan kelurahan yang harus didampingi baru ada 44 PLKB di Purbalingga.

“Kondisi ini sangat menyulitkan kami dalam melakukan pembinaan KB. Lebih parah lagi, ketika banyak penyuluh KB yang dimutasi ke SKPD lain,” kata Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Purbalingga Yitno Edi Wardoyo.

Yitno menyampaikan hal tersebut ketika melakukan audensi dengan Bupati Sukento Rido Merhaendrianto di Pringgitan Rumah Dinas Bupati, Kamis (6/2) kemarin. Audiensi juga diikuti oleh pejabat BKBPP Purbalingga.

Bahkan, kata Yitno, ada beberapa kecamatan yang memiliki satu orang PLKB. Padahal idealnya, satu PLKB hanya mendampingi satu atau dua desa saja. IPeKB berharap akan ada perekrutan tenaga penyuluh baru.

Wakil Ketua IPeKB Jateng Imam Yulianto juga mengakui bahwa jumlah PLKB di Jawa Tengah masih belum seimbang. Dari 8800 desa yang harus dibina baru ada 2300 orang PLKB.

“Kalaupun mengharapkan formasi PNS penyuluh sangat sulit, kami berharap kesediaan Bapak Bupati untuk menyalurkan atau memutasikan PNS SKPD lain ke BKBPP. Ini sudah dilakukan oleh kabupaten lain dan berhasil,” kata Imam.

Bupati Sukento Ridho Marhendrianto meminta Baperjakat tidak memutasi penyuluh KB ke SKPD lain sebelum ada gantinya, agar tidak terjadi krisis penyuluh.

Namun ia tetap meminta PLKB memiliki inovasi sehingga sosialisasi KB lebih optimal. “PLKB harus membangun system perwakilan dengan potensi-potensi yang ada di desa. Seperti multy level marketing,” katanya.

BANGKIT WISMO


Tinggalkan Balasan