Pawarta

Aktifitas Gunung Slamet Masih Tinggi, Elemen Kebencanaan Kian Waspada

BRALING.COM, PURBALINGGA – Kembali meningkatnya aktifitas Gunung Slamet pada Rabu (17/9) langsung menyedot perhatian sejumlah elemen yang consern terhadap masalah kebencanaan ini. Mereka pun langsung meningkatkan level kewaspadaan mereka.

TNI pun kian waspada di Posko Bambangan. Kasdim 0702 Purbalingga Mayor Hartono berkata letusan susulan membuat semua pihak harus bersiaga. Status Gunung Slamet masih siaga, maka antisipasi jika terjadi erupsi harus dilakukan. “Termasuk menyiapkan lokasi dan tenda pengungsian. Semuah harus bergerak cepat,” ujarnya.

TNI meminta Pemkab Purbalingga untuk menyiapkan sarana pendukung jika warga harus dievakuasi dan diungsikan. Diantaranya tenda pengungsi, alat masak serta sarana Mandi Cuci Kakus (MCK). “Jangan sampai ada yang mengatakan Gunung Slamet tak akan meletus. Yang perlu dilakukan sekarang adalah bagaimana kita melakukan persiapan dan antisipasi dini,” kata dia.

Relawan OI Crisi Center, Didit yang juga berada di Bambangan mengatakan berdasarkan pemantauan di empat lokasi, masing-masing Pemalang, Tegal, Banyumas dan Purbalingga ada indikasi bahwa frekuensi letusan semakin sering terjadi. “Ini yang harus segera diantisipasi,” kata dia.

Wilayah Banyumas dan Purbalingga berpotensi akan terkena abu vulkanik. Bahkan, pada malam hari, abu dan pasir berwarna kehitaman sudah mengguyur berbagai wilayah di Banyumas dan Purbalingga.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan