Pawarta

Kementrian PU Cek Sarana Penanganan Bencana di Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Kementrian Pekerjaan Umum (PU) RI melakukan pengecekan dan pemantauan kondisi sarana dan prasarana penanganan pengungsi di daerah yang berisiko terdampak erupsi Gunung Slamet. Mereka datang pada Kamis (18/9) kemarin.

Pengecekan dilaksanakan di Posko Bambangan, tempat pengungsian sementara di Mrebet dan Karangreja. Staf Ahli Kementerian PU, Danis Sumodiraga berkata pengecekan sarana dan prasara dilakukan agar pemerintah bisa bekerja secepatnya untuk memenuhi hal-hal yang dibutuhkan oleh para pengungsi.

“Pengecekan sarana seperti jalur evakuasi dan bangunan tempat pengungsian, sedangkan prasarana meliputi ketersediaan air  bersih, sanitasi, tenda dan lainnya. Semua diinventarisir mana yang belum, nanti dari kami akan diusulkan untuk bisa dipenuhi melalui satuan kerja,” tutur Danis.

Danis datang bersama Balai Bina Marga Wilayah Surabaya, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) Yogyakarta,  Dinas Bina Marga Provinsi Jateng, DPU Purbalingga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pertama meninjau di  Limbangan Desa Cendana dan Limpakgombong Desa Karangjengkol Kecamatan Kutasari.

“Sebagian infrastruktur seperti jalur evakuasi sudah dibenahi, prasarana lain juga sudah. Namun memang masih ada yang  perlu disediakan seperti air bersih,” katanya.

Kepala DPU Purbalingga, Sigit Subroto mengemukakan bahwa Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus melakukan percepatan penanganan infrastruktur jalur evakuasi guna menunjang penanganan evakuasi akibat bencana erupsi Gunung Slamet. “Perbaikan infrastruktur terutama jalur evakuasi terus kita kebut pengerjaannya. Sebagian sudah selesai, sebagian sedang dikerjakan, sisanya masih dalam tahap lelang,” kata Sigit.

BANGKIT WISMO


Tinggalkan Balasan