Pawarta

Pembangunan Infrastuktur Daerah Harus Cepat

BRALING.COM, PURBALINGGA – Semua kegiatan yang bersumber pada APBD 2015 diminta dikerjakan dengan berlandas pada prinsip epat waktu, tepat manfaat, efisien dan efektif dengan hasil berkualitas sekaligus tidak ada lagi putus kontrak

“Kegiatan yang direncanakan pada 2015 agar dapat dilelang lebih awal, terutama untuk proyek-proyek yang gagal lelang pada 2014 lalu,” Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto meminta.

Bupati juga meminta pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk melakukan review sebab-sebab sejumlah proyek pada 2014 mengalami gagal lelang. Setelah evaluasi, proyek-proyek tersebut harus dapat dilelang lebih awal. “SKPD harus lebih serius dalam melaksanakan tugas-tugas tahun 2015,” kata Sukento.

Sebagai informasi, dari 214 kegiatan yang pengadaanya melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), hanya 188 kegiatan yang berhasil dilelang pada 2014 kemarin.

Tiga kegiatan, dokumen lelangnya dikembalikan kepada SKPD alias tak bisa dilelang dan 18 kegiatan gagal lelang. Dan, proyek irigasi Pining di desa Losari kecamatan Rembang dan proyek jembatan Kali Ranu jalur jalan Sinduraja – Pengadegan putus kontrak.

Pada tahun anggaran 2015, telah ditetapkan dalam APBD murni  sebesar Rp 1,516 triliun. APBD ini terdapat peningkatan sejumlah 219,6 miliar atau 17 persen  jika dibandingkan dengan APBD murni 2014.

“Percepatan harus diawali dengan penyusunan DPA SKPD lebih awal agar pada minggu keempat Januari ini dapat diserahkan kepada Bupati. Termasuk standar indek harga satuan juga harus segera disusun,” ujar Sekretaris Daerah Imam Subijakto.

Ketua DPRD Tongat, mendukung upaya percepatan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan jajaran eksekutif. Pelaskanaan kegiatan 2014 disebutnya belum diikuti perencanaan yang baik sehingga capaian kegiatan tidak maksimal.

BANGKIT WISMO


Tinggalkan Balasan