Pawarta

Dibanding Tahun Lalu, Serangan Demam Berdarah Kini Lebih Menggila

BRALING.COM, PURBALINGGA – Demam berdarah (DB) masih mengancam Purbalingga. Dinas Kesehatan Purbalingga menyebutkan bahwa serangan DB di Purbalingga pada tahun 2015 ini lebih berbahaya dibandingkan penyebaran di tahun lalu.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga Semedi SKM MKes mengungkapkan, dalam periode Januari – April 2015, sudah ada 82 kasus demam berdarah yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

[Baca: Kasus DBD di Purbalingga Masih Tinggi]

Januari lalu, ada warga Bobotsari yang meninggal karena DB. Sementara itu, Senin 6 April 2015 kemarin, bocah berusia lima tahun, Florentina Indah S asal RT 3 RW 6 Kelurahan Purbalingga Wetan juga meninggal karena demam berdarah. Sebagai catatan, tahun 2014 ada 372 kasus demam berdarah.

Semedi menjelaskan, kondisi cuaca yang kadang panas kadang hujan pada dasarnya sangat cocok untuk kembangbiak nyamuk pembawa virus demam berdasah. Oleh karena itu, cara paling efektif dan aman dengan melakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan