Pawarta

OJK Menilai Purbalingga Cocok untuk Bisnis Perbankan

BRALING.COM, PURBALINGGA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Purwokerto menyebut Purbalingga memiliki prasyarat untuk menjadi tanah surga bagi bisnis perbankan. Apa dasar penilaian tersebut?

Kepala OJK Perwakilan Purwokerto Farid Faletehan menyebut, pertumbuhan data asset, dana pihak ketiga dan kredit pada bank umum di Purbalingga menampilkan data yang ciamik. Perbankan Purbalingga tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan bank umum di wilayah Banyumas Raya.

“Kondisi ini sangat menjanjikan untuk membuka Bank baru di Purbalingga,” Farid Faletehan mengungkapkan itu saat grand opening PT BPR Buana Artha Kassiti di Jalan Raya Penambongan, Kaligondang, Senin 3 Agustus 2015.

Hingga Juni 2015, perkembangan data asset perbankan di wilayah Purbalingga mencapai Rp 2,5 triliun. Pertumbuhan dalam medio Desember 2014 – Juni 2015 menembus 11,68 persen.

Sementara untuk dana pihak ketiga (DPK) per Juni 2015 mencapai Rp 1,9 triliun dimana pertumbuhan Desember 2014 – Juni 2015 sebesar 17,60 persen. Sedangkan data kredit pada Juni 2015 Rp 2,2 triliun dengan pertumbuhan antara Desember 2014 – Juni 2015 mencapai 9,00 persen.

Namun, menurut, Farid perkembangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Purbalingga, masih dibawah pertumbuhan BPR di kabupaten tetangga. “Kami harapkan BPR Buana Artha Kassiti yang baru membuka usaha di Purbalingga mampu berkembang dan memberikan kontribusi bagi pembangunan ekonomi diwilayah ini,” tambahnya.

 

 

Direktur Utama BPR Buana Artha Kassiti, Edi Purwoto menuturkan untuk tahap awal pihaknya telah menyiapkan lima produk tabungan berupa Tabungan Buana, Tabungan Pundi Emas, Tabungan Dapur, Tabungan Umroh, Tabungan Pelajar dan Deposito.

BANGKIT WISMO

 

Tinggalkan Balasan