Pawarta

Pemkab Memilih Menolak Izin Pendirian Peternakan Babi di Desa Pengalusan

BRALING.COM, PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Tasdi memutuskan untuk menolak memberikan izin pendirian peternakan babi di Dusun Katel Klawu Desa Pengalusan Kecamatan Mrebet. Ia mengaku keputusan itu sudah melalui kajian, termasuk adanya keberatan dari masyarakat.

“Setelah saya melakukan rapat dan mengundang dinas terkait, saya putuskan agar izin pendirian peternakan babi di Dusun Katel Klawu, Desa Pengalusan Kecamatan Mrebet ditolak,” kata Tasdi, Rabu 30 Maret 2016.

Tasdi mengatakan memang sebelumnya sempat ada wacana izin HO pendirian peternakan babi akan diberikan. Namun setelah dia melakukan berbagai analisa dan pertimbangan, izin tersebut tak jadi diturunkan.

“Belajar dari pengalaman, pendirian peternakan babi selalu menjadi pro dan kontra. Beberapa waktu lalu rencana pembangunan peternakan babi di Kecamatan Kemangkon juga sempat jadi perdebatan. Akhirnya izin tak dikeluarkan,” kata Tasdi.

Sebelumnya warga Nadhlatul Ulama (NU) wilayah Kecamatan Mrebet menolak rencana pendirian peternakan babi di Dusun Katel Klawu,  Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet. Mereka membuat petisi dan tanda tangan pada kain putih sepanjang 20 meter.

Rois Syuriah PC NU Purbalingga, Kiai Nurkholis Ahmadi selaku Rois Syuriah berkata bahwa najis babi termasuk najis besar. Oleh karena itu, untuk menghindari najis tersebut, juga perlu dihindari penyebabnya dengan tidak ternak babi.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan