Pawarta Pilihan

Baca Dulu, Ini Lima Fakta Taksi di Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Mulai akhir Mei 2016 ini, armada transportasi berupa taksi sudah mulai beroperasi di Kabupaten Purbalingga. Masyarakat langsung merespon kehadiran “sedan silver” ini dengan antusias.

Antusiasme ini dibuktikan dengan terus meningkatnya tren penggunaan taksi sebagai sarana transportasi oleh warga. Berikut ini sejumlah fakta terkait operasionalisasi taksi di Kota Perwira yang berhasil dirangkum oleh Braling.com.

Tarif Taksi

Tarif taksi di Purbalingga pada dasarnya masih sebatas tarif percobaan. Untuk tahap rintisan ini, Koperasi Angkutan Jalan Raya (Kopajar) masih merujuk pada tarif taksi yang berlaku di Purwokerto.

Sekarang ini, Kopajar mengenakan tarif dasar argo sebesar Rp 6000. Untuk setiap kilometer, penumpang taksi akan dikenakan Rp 4250/Km. Taksi Purbalingga beroperasi selama 24 jam.

Enam Tempat Ngetem

Dinhubkominfo Purbalingga membagi enam tempat ngetem bagi taksi di Purbalingga. Yakni di Terminal Bus Purbalingga, Terminal Bus Bobotsari, Terminal Bus Bukateja, Taman Kota Usman Janatin, RSUD dr Goetoeng Tarunadibrata dan Alun-alun.

Walau tersedia di tempat-tempat strategis di Purbalingga, Kopajar juga menyediakan nomor telepon pemesanan taksi Purbalingga di 0281-6597090. Ketua Organda Purbalingga, Wahyono berkata pemesan layanan taksi via telepon juga termasuk banyak.

Baca: Asyik, Purbalingga Sudah Punya Taksi

Trayek Luar Kota

Sejak mula operasionalisasinya, taksi diharapkan akan membantu kemudahan aktifitas warga Purbalingga. Kopajar mencatat, dalam sebulan awal jalan, banyak penumpang yang menggunakan taksi untuk menuju Purwokerto.

Namun, sekarang ini sudah mulai banyak penumpang yang menggunakan taksi untuk didalam kota, bahkan untuk mengantarkan mereka ke desa. Tren ini bisa dilihat sebagai respon positif masyarakat terhadap moda transportasi baru ini.

Keberadaan taksi mendapat respon positif warga Purbalingga.
Keberadaan taksi mendapat respon positif warga Purbalingga.

Dua Tahap Pengadaan

Meski baru diresmikan Rabu 25 Mei 2016, taksi di Purbalingga sudah test drive sejak awal Mei 2016. Kini, sudah ada 15 taksi yang dioperasionalkan oleh Koperasi Angkutan Jalan Raya (Kopajar).

Kedepan, akan ada penambahan di tahap kedua berupa tujuh taksi oleh KUD Margo Mulyo Mrebet. Dinhubkominfo Purbalingga menyebutkan KUD Margo Mulyo masih mengurus perizinan di Dinhubkominfo Jawa Tengah.

Baca: Ini Pertanyaan DPRD Purbalingga atas Rencana Operasionalisasi Taksi

Sempat Ditentang

Wacana keberadaan taksi di Purbalingga sudah lama ada. Bahkan, dari awal, rencana operasionalisasi taksi tidak berjalan mulus. Ada beberapa pihak yang mempertanyakan bahkan menentang rencana keberadaan taksi itu.

Organisasi Sopir dan Awak Angkutan Kota (Osaka) Purbalingga sempat menentang keberadaan taksi. Ini karena taksi dianggap akan semakin mematikan keberadaan angkot dan angkudes. Namun, mereka tak menyoal jika sudah ada Bandara Wirasaba. DPRD Purbalingga juga mewanti-wanti taksi agar tidak mematikan usaha transportasi lainnya.

BANGKIT WISMO

6 thoughts on “Baca Dulu, Ini Lima Fakta Taksi di Purbalingga”

    1. saya dari purbalingga menuju rsud banyumas tarif argo 85.000
      jaak sudah jelas 20km x 4250
      saya ngasih uang 100rb ga di kasih kembalian

  1. Jadi tambah kangen sm pbg,,,udah 2 thn ngga mudik pbg,ternyata pbg semakin maju dan perwira,,,i love you full purbal7ngga perwirammm

  2. Tarif taksi PBG menurut saya lebih murah daripada PWT, dan pake argo, beda sama yg di PWT malah jadi kaya sewa mobil karna sistem bayarnya nego dulu… Pengalaman aja sih…

Tinggalkan Balasan