Pawarta Pilihan

Purbalingga Kejar Target Surplus Beras 81.437 Ton

BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga, memasang target tinggi dalam urusan surplus beras. Di tahun ini, Pemkab Purbalingga diharuskan mendorong surplus beras hingga 81.437 ton.

Jumlah itu meningkat dari pencapaian surplus beras di tahun 2016 yang mencapai tercatat 65 ribu ton serta surplus tahun 2015 sebanyak 22 ribu ton. Target di tahun 2017 itu akan dikejar dengan modal area tanam seluas 49.789 hektar (ha).

“Dengan target poduktivitas  60,1 kwintal per ha diharapkan akan teralisasi  produksi 284.273 ton Gabah Kering Giling (GKG). Jumlah produksi tersebut setara dengan beras sebanyak 179.660 ton, atau menghasilkan surplus beras 81.435 ton setelah dikurangi kebutuhan beras masyarakat,” jelas Kepala Dinas Pertanian Ir Lily Purwati.

Lily menjelaskan hal itu saat panen padi demontrasi plot (Demplot) padi varietas Inpago Unsoed 1 di Desa Karangtengah, Kecamatan Kemangkon, Sabtu 11 Maret 2017.

Bupati Purbalingga Tasdi, Komandan Kodim 0702 Letkol Kav Dedi Safrudin, Dekan Fakultas Pertanian Unsoed Purwokerto Anisyur Rosyad, Ketua Tim Penggerak PKK Purbalingga Erni Tasdi hadir dalam agenda itu.

Anisur Rosyad menjelaskan varietas Inpago Unsoed 1 ialah padi gogo aromatik yang toleran terhadap kekeringan, tahan terhadap penyakit blas ras 133 dan agak tahan wereng serta sangat cocok ditanam pada musim sadon atau musim tanam II.

“Walaupun Inpago Unsoed 1 sudah dipatenkan, Unsoed sebagai pemegang hak paten tetap  mengijinkan para petani untuk memproduksi benihnya. Tanpa petani  harus membayar royalty yang menjadi kewajibannya,” kata dia.

Bupati Tasdi menyambut baik kerjasama Unsoed dengan para petani di Purbalingga dalam upaya ketahanan pangan. Termasuk juga dukungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk urusan budidaya tanam padi.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan