Masyarakat menolak slogan Purbalingga Sehati
Pawarta Pilihan

Purbalingga Sehati Dirilis, #SavePurbalinggaPerwira Digaungkan

BRALING.COM, PURBALINGGA – Niat Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga untuk menampilkan slogan baru Purbalingga Sehati langsung mendapatkan protes keras dari masyarakat.

Penolakan itu berbentuk pemasangan tagar #SavePurbalinggaperwira dan #TolakSehati di media sosial, baik di Facebook, Twitter maupun Instagram. Tagar ini berseliweran secara masif sejak Senin 17 Juli 2017 sore.

“#savepurbalinggaperwira karna di situlah jati diri masyarakat purbalingga,” kata pemilik akun ariekstyawan di instagram milik Dinkominfo Purbalingga.

Akun Instagram Dinkominfo Purbalingga dibanjiri komentar oleh masyarakat Purbalingga sejak merilis berita tentang penjelasan Bupati Tasdi mengenai makna Purbalingga Sehati.

Baca : Ini Penjelasan Purbalingga Perwira Menjadi Purbalingga Sehati

Masyarakat menolak tegas Purbalingga SehatiKebanyakan warganet yang menyerukan penolakan itu berpendapat bahwa “Perwira” itu bukan semata menjadi slogan dari pemerintah daerah. Namun sudah menjadi bagian dari karakter dan juga kebanggaan masyarakat Purbalingga.

“Dyah H. Pratiwi…masih banyak yang perlu dipikirkan dan dikerjakan untuk kemajuan Purbalingga tercinta, cobalah membuat program yang berbobot dan bermakna buat rakyat purbalingga, jangan hanya sekedar asal masuk rekor muri, atau cuma merubah slogan PERWIRA yang sudah merakyat,” kata akun Santa Fe di grup Info Cegatan dan Purbalingga dan sekitarnya.

“Coba jelaskan urgensi perubahan slogan itu, atau hanya sebagai monumen agar nanti dikenang bahwa slogannya diciptakan pada saat bupati tasdi dan wakilnya adalah ibu? #savepurbalinggaperwira” imbuh Santa Fe.

Bentuk penolakan bahkan ada yang banyak bentuk meme di media sosial dan juga pemasangan spanduk #TolakSehati di ruas jalan perkotaan di Purbalingga.

Bagaimana seharusnya pemerintah menyikapi penolakan masyarakat ini?

BANGKIT WISMO

2 thoughts on “Purbalingga Sehati Dirilis, #SavePurbalinggaPerwira Digaungkan”

Tinggalkan Balasan