Pawarta Pilihan

Ada Siswa SMAN 1 Purbalingga di Program AYIMUN dari PBB

BRALING.COM, PURBALINGGA – Siswi Kelas X di SMAN 1 Purbalingga, Moza Defitra Nareswari telah mengikuti program Asia Youth International Model United Nation (AYIMUN) 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, 3-6 November 2017.

“Tahun ini, program AYIMUN diikuti sekitar 1.000 peserta dari 26 negara yang berasal dari Asia Tenggara, Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa dan Oceania,” kata Moza, Senin6 November 2017.

“Peserta dari Indonesia sendiri kurang lebih 50 orang dan sebagian besar merupakan mahasiswa. Saya merupakan satu-satunya peserta dari Purbalingga,” Moza menambahkan.

Sebagai informasi, AYIMUN merupakan model simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa bagi mahasiswa dan siswa SMA/MA di dunia yang diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan bagaimana PBB bekerja.

AYIMUN 2017 fokus pada isu yaitu ASEAN Regional Forum (ARF), United Nations Human Rights Council (UNHRC), United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organizations (UNESCO), United Nations High Commissioner For Refugees (UNHCR), International Monetary Fund (IMF), World Health Organizations (WHO), dan Organization of Islamic Cooperation (OIC).

Moza mengungkapkan, selain untuk meningkatkan pengalaman international kepada peserta delegasi dengan mengangkat isu-isu international di abad ke-21, program AYIMUN juga melatih leadership, kemampuan analisis, diplomasi, dan public speaking bagi para peserta, termasuk melatih kemampuan untuk menyelesaikan masalah internasional dan mengembangkan kemampuan diplomasi.

“Saya sangat senang dan bangga bisa mengikuti program ini, dan mampu menyisihkan lebih dari 5.600 pesaing,” ujar Moza yang lahir di Purbalingga pada 8 Desember 2002.

Moza menceritakan, sampai akhir penutupan saat pendaftaran pada awal September 2017 lalu, setidaknya ada 5.615 pelamar pada batch ke-2. Untuk  memperebutkan satu dari 500 kuota delegasi yang akan dipilih calon peserta harus menjawab banyak pertanyaan dari pihak penyelenggara secara online, serta menyakinkan kepada pihak penyelenggara AYIMUN 2017,  layak menjadi salah satu delegasi. Moza menerima pengumuman hasil seleksi batch ke-2 via email tanggal pada 18 September 2017.

“Saya memilih Council UNHCR mewakili negara Romania. Saya pilih Council UNHCR, karena pada council tersebut membutuhkan kemampuan analisis, strategi dan kemampuan berpikir kritis dan kreatif dalam mencari ide untuk memberikan solusi bagi masalah yang dihadapi negara yang diwakilinya,” kata Moza.

Untuk mempersiapkan program itu, Moza juga harus  melakukan riset tentang kondisi negara yang diwakili, mempelajari beberapa teknik dan peraturan sidang yang telah ditetapkan oleh pihak penyelenggara, serta mempersiapkan segala sesuatu yang harus dibawa untuk konferensi. Sementara tema yang diusung dalam program itu yakni Enhancing Global Power through Diplomacy and Regional Integration.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan