Pawarta

Cara SMPN 1 Kemangkon menjadi Sekolah Adiwiyata

BRALING.COM, PURBALINGGA – Keluarga besar SMPN 1 Kemangkon, mulai dari siswa, guru, karyawan, komite sekolah, alumni hingga wali murid menggelar Semarak Aksi Peduli Lingkungan di area sekolah, Selasa 7 November 2017.

Dalam gerakan itu, mereka menanam aneka pohon dan tanaman serta membersihkan lingkungan. Gerakan ini digelar karena SMPN 1 Kemangkon ingin mewujudkan sekolah sebagai sekolah Adiwiyata.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Drs Supardan,MM,  Camat Kemangkon Drs Nurhadi, MM, dan  Wahyono, anggota DPRD Purbalingga yang juga alumni SMPN 1 Kemangkon turut hadir di kegiatan itu.

“Saya senang berada di sekolah ini, karena lingkungannya yang hijau. Semoga, kelak akan semakin hijau,setelah ditanami aneka tanaman kali ini,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Supardan.

Kepala SMPN 1 Kemangkon, Sri Sulastri menyebut kegiatan ini sebagai wujud komitmen untuk menjadikan SMPN 1 Kemangkon sebagai sekolah adiwiyata yang ASRI, yakni agamis, sehat, ramah lingkungan dan inovatif.

Sri Sulastri  menambahkan, selain kelengkeng, jenis pohon  yang ditanam pada Semarak Aksi Peduli Lingkungan itu, ada pohon mangga, jambu, palem dan matoa. Selain itu, juga ada tanaman obat untuk keluarga dan sejumlah tanaman hias.

Untuk mendukung sekolah Adiwiyata, SMPN 1 Kemangkon pun mengembangkan kegiatan pengolahan sampah organik dan anorganik,membuat taman,sumur resapan,green house dan kolam sekolah.

“Untuk mendukung sebagai sekolah Adiwiyata ini,para siswa kami tugasi untuk membawa aneka tanaman toga dan tanaman hias. Sedangkan untuk tanaman keras, kami dapatkan dari berbagai pihak,termasuk sumbangan dari alumni. Para siswa juga kami ajari untuk cinta lingkungan, dengan rutin merawat tanaman agar tumbuh subur,” kata Sri Sulastri.

 

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan