bandara-soedirman-purbalingga
Pilihan

Pekan Ini, MoU Pembangunan Bandara Soedirman Ditandatangani di Jakarta!

BRALING.COM, PURBALINGGA – Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) mengenai rencana pembangunan Bandara Soedirman di Purbalingga akan ditandatangi di Jakarta, Jumat 17 November 2017.

Bupati Purbalingga Tasdi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, Asisten Logistik KSAU Marsekal Muda TNI Yadi Husyadi, dan Direktur Utama  LPPNPI (Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia)/Airnav Indonesia, Novie Riyanto akan menandatangani MoU ini.

Dalam keterangan persnya, Kepala Dinkominfo Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi menjelaskan bahwa penandatanganan nota kesepahaman tersebut menjadi dasar pelaksanaan pembangunan bandara komersial yang ada di Desa Wirasaba, Kecamatan Bukateja, Purbalingga.

“Penandatangan MoU antara Pemkab Purbalingga dengan berbagai pihak tersebut menjadi catatan sejarah dimulainya realisasi pembangunan bandara Jenderal Besar Soedirman,” kata Tri Gunawan.

Baca: Begini Rencana Pembangunan Bandara Di Purbalingga

Setelah MoU dituntaskan, PT Angkasa Pura II yang akan menjadi operator bandara mulai merealisasikan pembangunan fisik dengan finalisasi Detail Enginering Design (DED). Targetnya, pertengahan Desember 2017 dilakukan groundbreaking bandara dan pada Desember 2018 besok bandara sudah beroperasi.

Markas besar TNI Angkatan Udara (Mabes TNI AU) telah memberikan ijin dan persetujuan kepada Pemkab Purbalingga yang akan membangun akses jalan menuju bandara JBS di wilayah Kemangkon.

Tri Gunawan menjelaskan, lahan milik TNI AU yang akan dibangun akses jalan itu sepanjang 420 meter x 20 meter. Persetujuan itu terungkap dalam rapat yang digelar di oleh Tim Teknis Aset TNI AU di ruang Rapat Disfaskonau Gedung B2 Lantai 7 Mabes AU Jakarta, Kamis 10 Agustus 2017 silam.

Baca: Ini Tugas Tim Percepatan Pembangunan Bandara Soedirman

Menteri Perhubungan RI telah merilis surat keputusan Menhub nomor AU.101/3/17 PHB 2017 tertanggal 8 Agustus 2017 tentang Pengembangan Lanud Jenderal Besar Soedirman, Menhub meminta kepada Menteri BUMN untuk menugaskan PT AP II guna membangun Bandara Jenderal Besar Soedirman.

Sebagai informasi, PT Angkasa Pura (AP) II menyiapkan anggaran Rp 350 miliar untuk membangun berbagai sarana prasarana pendukung seperti runway, taxiway, bangunan terminal seluas 3.000 meter persegi dan sarana lain.

Untuk landasan pacu, dari sekarang 850 meter, akan diperpanjang menjadi 1.600 meter dengan lebar 30 meter. Tahap selanjutnya akan diperpanjang lagi menjadi 2.000 hingga 2.400 meter.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan