Pawarta

Lukisan Penyandang Difabel Ini Dibeli Bupati Purbalingga Rp 1,5 Juta

BRALING.COM, PURBALINGGA – Siapa bilang penyandang difabel tak bisa memiliki kiprah yang membanggakan? Sekarang ini banyak dijumpai kaum difabel yang justru menorehkan karya dan prestasi yang membuat masyarakat angkat topi.

Salah satu yang telah menunjukan karyanya adalah Windiana Lilin Wardani. Dia adalah siswa difabel tuna rungu wicara kelas 7 Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Purbalingga Kembaran Kulon.

Lukisan Menjangan karya Windiana dibeli oleh Bupati Purbalingga Tasdi seharga Rp 1,5 juta. Lukisan itu telah menjadi Juara 1 Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Provinsi Jawa Tengah dan dipamerkan di Pameran Hasil karya Difabel di Pendapa Dipokusumu, usai Upacara Hari Aids dan Hari Difabel, Senin 4 Desember 2017.

Tidak hanya lukisan karya Windiana yang menarik perhatian. Kerajinan kristik hasil karya Siti Aliatun difabel yang menjadi anggota Persatuan Penyandang Difabilitas Indonesia (PPDI) asal Bobotsari ini juga dibeli Bupati Tasdi.

Ketua Yayasan Pilar Purbalingga Sri Wahyuni,  salah satu penanggungjawab acara menuturkan, pameran itu jadi ajang mempromosikan kreasi produk dan prestasi yang dihasilkan oleh para difabel kabupaten Purbalingga.

Peserta pameran terdiri dari SLB Kembaran Kulon, SMPLB Purba Adhi Suta, Nasional Paralimpic Comite (NPC), Yayasan Pilar dan PPDI. Sekaligus untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diperingati setiap tanggal 3 Desember.

Pada pameran itu juga ditampilkan kebolehan seperti bermain musik, pantomim, hingga tari kuda lumping. “Kami menampilkan karya siswa yang memiliki prestasi seni budaya. Seperti Hana Septiana Handayani juara 1 nasional 2012 dan Anugerah Nur Wicaksono lomba nyanyi solo tingkat Provinsi Jawa Tengah,” jelas Kepala Sekolah SLB Negeri Purbalingga, Suyatno.

Bupati Tasdi menjelaskan peringatan Hari Disabilitas Internasional di Indonesia untuk meningkatkan kesadaran  berbagai pihak terhadap hak dan problematika penyandang disabilitas.

“Peringatan HDI 2017 ini merupakan yang pertama diselenggarakan oleh pemkab Purbalingga. Dimeriahkan dengan gelar seni dan pameran kreatifitas penyandang disabilitas,” kata Bupati Tasdi.

Saat upacara Hari Aids dan HDI di halaman Pendapa Dipokusumo, Bupati juga menyerahkan medali perak kepada Agus Prayitno atlet Pra Pekan Paralimpyc Provinsi (Pra Peparprov) cabang olah raga Tenis  Meja.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan