Wabup Tiwi
Pawarta

Ada Balita Berpotensi Terkena HIV/AIDS di Purbalingga, Wabup dan KPAD Lakukan Visitasi

BRALING.COM, PURBALINGGA – Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi tampaknya semakin intens dalam isu mengenai HIV/AIDS di Kota Perwira. Salah satu perhatian yang diberikan terutama kepada balita berpotensi terkena HIV/AIDS.

Wabup Purbalingga dan Komisi Penangulangan AIDS Daerah (KPAD) Purbalingga memberi perhatian ke balita berpotensi itu karena dalam catatan KPAD Purbalingga terdapat 6 balita yang berpotensi HIV/AIDS, hingga Januari 2018 ini.

Semua balita berpotensi HIV/AIDS karena orang tua mereka terkategori ODHA. Balita itu berada di wilayah Kecamatan Mrebet, Karangjambu, Purbalingga, Bukateja, Kutasari dan Rembang.

“Untuk mencegah balita terinfeksi HIV/AIDS, kami sudah meminta jajaran Dinas Kesehatan Purbalingga agar dapat melakukan screening HIV kepada ibu-ibu di Purbalingga yang sedang hamil trimester pertama,” kata Wabup Tiwi, Jumat 26 Januari 2018.

Baca: HIV/AIDS Di Purbalingga Meningkat, Bayi Dan Lajang Banyak Yang Terinfeksi

Selain telah melakukan kunjungan ke balita yang berpotensi HIV/AIDS, Wabup Tiwi dan KPAD juga semakin intensif dalam untuk menyosialisasikan bahaya HIV/AIDS ke berbagai kalangan di Purbalingga.

Sekretaris KPAD Purbalingga, Heni Ruslanto menjelaskan, kunjungan ke orang tua ODHA selain silaturahmi juga untuk memberikan motivasi kepada ibu maupun keluarganya, sekaligus memberikan bantuan nutrisi kepada sang bayi.

“Ibu yang terkena virus HIV/AIDS sebaiknya tidak memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayinya. dikarenakan 50 pesen ASI tersebut juga terinfeksi HIV/AIDS. Sedangkan penularan HIV/AIDS, salah satunya melalui cairan ASI,” jelas Heny.

Heny menambahkan, enam balita tersebut secara medis belum bisa dinyatakan positif HIV/AIDS namun baru berpotensi, dikarenakan belum dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan HIV/AIDS boleh dilakukan setelah bayi berumur 9 bulan.

BANGKIT WISMO


Tinggalkan Balasan