APBD Purbalingga 2018
Pawarta

Memasuki Tahun Politik, Purbalingga Ngebut Laksanakan APBD 2018

BRALING.COM, PURBALINGGA – Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Purbalingga untuk tahun 2018 diminta untuk digunakan dengan berlandas pada prinsip tepat waktu, mutu dan guna.

“APBD itu kumpulan aspirasi dari eksekutif, legislatif dan masyarakat. Jadi program maupun kegiatan yang dilaksanaan bukan cuma selesai, tapi ada esensi dan hasilnya, harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan harus tepat sasaran,” kata Bupati Purbalingga, Tasdi.

Bupati Tasdi menyampaikan pesan itu ketika Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) SKPD di Gedung Graha Adiguna Komplek Pendapa Dipokusumo Purbalingga, awal Januari 2018.

APBD Purbalingga tahun 2018 difokuskan untuk pencapaian target kinerja yang berorientasi pada kenaikan IPM di Kota Perwira. Yakni fokus pada kebijakan yang pro-poor, pro-job, pro-growth serta pro-environment.

“APBD juga merupakan pelumas bagi masyarakat jadi harus segera dilaksanakan sehingga pembangunan dapat berjalan, perekonomian dapat bergerak dan muaranya kesejahteraan masyarakat dapat meningkat. Saya minta awal Februari sudah mulai berjalan,” kata Tasdi.

“Adanya pengisian perangkat desa, pemilihan gubernur, pemilihan kepala desa, pencalonan presiden dan legislatif akan berpengaruh terhadap pelaksanaan program kegiatan, saya berpesan untuk memperhatikan faktor tersebut,” imbuh dia.

Sementara itu, Sekertaris Daerah Kabupaten Purbalingga, Wahyu Kontardi menjelaskan APBD 2018 telah ditetapkan dengan Perda no 18 tahun 2017 pada tanggal 27 Desember 2017.

Proyeksi pada pendapatan APBD 2018 mencapai Rp 1.959.697.520.000, Belanja mencapai Rp 1.992.797.269.000, Defisit sebesar Rp 33.099.749.000, Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp 47.300.000.000, Pengeluaran Pembiayaan sebesar Rp 14.200.251.000, Netto mencapai Rp 33.099.749.000.

“Belanja tidak langsung Rp 1.128.824.399.000 atau 56,65% , Belanja langsung Rp. 863.972.870.000 atau 43,35%, anggaran tersebut membiayai 87 program, yang terbagi kedalam 1.446 kegiatan dan tesebar di 171 Organisasi Perangkat Daerah,” jelas Sekda Wahyu Kontardi.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan