Berita Muri Purbalingga
Pawarta Pilihan

Berhenti Berburu Rekor MURI, Begini Alasan Bupati Tasdi

BRALING.COM, PURBALINGGA – Setelah satu tahun menciptakan banyak rekor dari Museum Rekor Indonesia (MURI), di awal tahun 2018 ini, Bupati Purbalingga Tasdi menegaskan Pemerintah Kabupaten Purbalingga tak akan lagi berburu rekor MURI.

“Tidak ada MURI- MURI lagi. Sudah cukup. Biar MURI nya Tuhan saja. Artinya mendapatkan balasan kebaikan yang setimpal dari Tuhan,” kata Bupati Tasdi seperti dikutip dari radarbanyumas.co.id.

Bupati Tasdi memiliki alasan tersendiri. Menurut dia, sekarang ini jauh lebih penting untuk membuktikan kinerja, program dan bisa bermanfaat bagi masyarakat, dibanding mencetak rekor MURI.

“Penilaian masyarakat yang positif dan bisa menggunakan sarana dan prasarana pembangunan, akan lebih penting,” kata Tasdi.

Baca: Purbalingga Bersiap Pecahkan Lagi Rekor MURI, Kali Ini Apa Yah?

Sebagai informasi, mulanya pembagian Surat Keputusan (SK) Bupati Purbalingga kepada 1.644 GTT diwacanakan untuk dijadikan rekor MURI. Namun akhirnya Bupati Purbalingga itu tidak mewujudkan rencana itu.

Akan tetapi, menurut Bupati Tasdi, banyaknya rekor MURI yang diperoleh dalam dua tahun terakhir ini ada hikmahnya. Terutama dalam hal komitmen Bupati dan Wabup Purbalingga mewujudkan slogan “Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas,”.

Baca: Bupati Purbalingga Diminta Berhenti Berburu Rekor MURI

Masalah rekor MURI ini sejatinya sudah mendapat banyak perhatian dari masyarakat. Di media sosial bahkan rekor MURI kerap menjadi bahan obrolan netizen. Banyak yang menilai seharusnya dana untuk rekor MURI dialihkan untuk kesejahteraan rakyat.

Gerakan Mahasiswa Purbalingga (Gemalingga) misalnya mengajak masyarakat untuk cermat melihat esensi keberadaan rekor MURI. “Pernahkah kita berpikir dari mana sumber anggaran tersebut,” kata MPK Gemalingga, Dhimas Agung Ramadhan.

Rekor MURI memang bisa menjadi penyemangat kebersamaan masyarakat di Kota Perwira. Akan tetapi, Gemalingga lebih berharap, Bupati dan Wabup Purbalingga lebih fokus dengan program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

BANGKIT WISMO


Tinggalkan Balasan