pemuda purbalingga
Pawarta

Generasi Milenial di Purbalingga Harus Berkarakter Kuat

BRALING.COM, PURBALINGGA – Karakter anak muda zaman sekarang ini berbeda dengan karakter dengan generasi pendahulunya. Generasi kid zaman now itu lebih dinamis, tidak suka membeda-bedakan serta tidak mau terikat.

Akan tetapi, perbedaan karakter itu harus dijadikan kekuatan bagi anak muda zaman teknologi ini. Sebab, zaman yang serba terkoneksi ini memiliki tantangan yang sangat besar.

“Persepsi terhadap kid zaman now itu bisa positif bisa juga sangat negatif bagi anak muda itu sendiri,” kata Wildanshah Komisaris Warga Muda ketika diskusi di talkshow Milenial Creativepreneur yang digelar Ruang Purbalingga Muda (RPM), Sabtu 3 Februari 2018 di Bakoel Es.

Wildanshah memisalkan, persepsi generasi kekinian yang suka selfie, traveling dan gadget malah membuat generasi kekinian dinilai tidak memiliki kemampuan untuk menciptakan solusi atas problema sosial yang ada di masyarakat.

“Karena itulah, anak muda zaman sekarang itu juga harus memiliki karakter yang kuat. Jadi tidak terbawa dengan persepsi yang ada,” kata Wildanshah.

Co-Founder Halaman Depan Creative, Anang Kurniawan berpendapat kreatifitas sangat penting bagi anak muda. Terlebih lagi dengan semakin canggihnya teknologi informasi dari waktu ke waktu.

Dengan kreatifitas itu, anak muda yang berkarakter merdeka ini bisa berkiprah sebagai creativepreneur. “Menjadi pengusaha tidak perlu menjadi terpaku pada permodalan, yang penting dari sekarang adalah membangun jaringan pertemanan,” kata Anang.

Sementara itu, Annisa Saadah, Chift Officer Pedi Solution menawarkan koperasi sebagai dunia yang menarik bagi generasi zaman sekarang. Sebab, koperasi juga memiliki semangat untuk peka zaman seperti halnya generasi milenial.

Agum Wicaksana, Ketua Ruang Purbalingga Muda mengatakan bahwa talkshow ini digelar untuk membuka wacana bagi generasi milenial di Purbalingga. Temanya pun dikemas ringan agar lebih muda diterima.

BANGKIT WISMO


One thought on “Generasi Milenial di Purbalingga Harus Berkarakter Kuat”

  1. Secara hakekat penciptaan manusia tidaklah beda antara manusia zaman dahulu dg zaman Now, yang beda adalah nuansanya, keadaannya, lingkungan dan fasilitas serta pola pikir dari individual ato personalitinya yg Berbeda, pola pikir itu terbentuk dari cara Padang, cara laku, cara tindak, cara sikap, yangmana kesemua itu membentuk prinsip2 Yb akan mereka anut sebagai ciri diri, kedirian, pencitraan diri, pengakuan bentuk diri dan yang lebih banyak adalah ke-Egoan.

Tinggalkan Balasan