Pawarta

Pemkab Purbalingga Dekati Universitas Ini demi Program Beasiswa Kedokteran

BRALING.COM, PURBALINGGA – Pemerintah Kabupaten Purbalingga terus melakukan pendekatan dengan sejumlah universitas, demi mewujudkan program beasiswa kedokteran yang diwacanakan Bupati Purbalingga Tasdi.

Setelah berkomunikasi dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII) di Yogyakarta. Pemkab Purbalingga juga berkomunikasi dengan sejumlah universitas di Semarang.

Yakni Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Diponegoro (Undip) serta Universitas Islam Sultan Agung (Unisula). Bupati dan sejumlah pejabat sudah bertemu Rektor Undip Semarang Prof Yos Johan Utama SH MHum dan jajarannya.

Selain kampus-kampus itu, Pemkab Purbalingga juga bakal menyasar Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dan Universitas Sultan Agung (Unisula) Semarang untuk menyokong program ini.

Kepada Rektor Undip Semarang, Bupati Tasdi bercerita tentang kekurangan dokter dan hanya sedikit dokter yang penduduk asli Purbalingga. “Kami menginginkan ada putra daerah yang bisa kami berikan beasiswa untuk kuliah di Fakultas Kedokteran,” jelas Bupati Tasdi.

“Nantinya setelah lulus mereka akan kembali ke daerahnya. Mereka ditempatkan di masing-masing kecamatan sebagai dokter di Puskesmas,” kata Bupati Tasdi menambahkan.

Program beasiswa kedokteran akan menargetkan untuk mengirim 36 pelajar dari 18 kecamatan untuk bisa kuliah di Fakultas Kedokteran. Yang mana 18 orang diseleksi dari keluarga miskin namun berprestasi dan 18 lainnya dijaring dari pelajar keluarga mampu dan berprestasi.

Rektor Yos Johan menyambut baik wacana dari Pemkab Purbalingga itu. Undip juga sudah menjalin kerjasama dengan sejumlah daerah baik pada Fakultas Kedokteran maupun Fakultas lainnya.

“Silahkan, kami menyambut baik program pemkab Purbalingga untuk menyekolahkan putra daerahnya dengan fasilitas beasiswa pemkab. Nanti kita matangkan lebih lanjut teknisnya,” jelas Yos Johan.

Untuk keberhasilan program tersebut, Pemkab Purbalingga diminta menyiapkan calon mahasiswa sesuai dengan kriteria dan passing grade yang diterapkan Undip khususnya pada Fakultas Kedokteran.

Selain harus cerdas, calon mahasiswa juga harus berkomitmen merampungkan perkuliahan sehingga setelah selesai dapat kembali dan bermanfaat bagi masyarakat di Kota Braling.

“Untuk kami, calon mahasiswa harus cerdas karena mereka harus bersaing dengan ribuan calon lainnya. Tetapi saya kira yang harus disiapkan betul menyangkut regulasi dan komitmen calon mahasiswa agar tidak putus ditengah jalan,” jelas Rektor Undip itu.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan