bandara-soedirman-purbalingga
Pawarta

Banyak Sampah Menggunung di Jalan, Begini Kata Bupati Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA – Banyaknya sampah yang menggunung di kawasan perkotaan dalam beberapa hari terakhir ini, menyedot perhatian masyarakat. Bahkan, media massa menyebutnya sebagai “Purbalingga Darurat Sampah”.

Bupati Purbalingga, Tasdi juga langsung merespon keberadaan sampah di tepian jalan serta TPS di beberapa titik. Bupati dan jajarannya sudah mengecek kondisi di TPS Komplek Stadion Goentoer Darjono dan juga calon lokasi TPA baru di Desa Bedagas, Kecamatan Pengadegan.

“Kami memohon kepada masyarakat agar memahami permasalahan yang ada,” kata Bupati Tasdi seperti dirilis oleh Dinkominfo Purbalingga, Senin 12 Maret 2018.

Sejak penutupan TPA Banjaran, banyak sampah yang tidak diangkut. Sebab, sekalipun diangkut, memang tidak ada tempat untuk membuang sampah. Kini, Pemkab sedang mempercepat proses penyiapan lahan 10 Hektare di Banjaran untuk jadi TPA.

Bupati Purbalingga juga menindaklanjuti masalah sampah ini dengan menerbitkan Instruksi Bupati Purbalingga supaya semua pimpinan OPD untuk membuat tempat pembuangan sampah di lingkungan kantor.

Ukuran lubang pembuangan sampah itu yakni berdiameter 5 meter dan kedalammnya 1 meter. “Bagi kantor yang luasan sempit, agar agar menyesuaikan,” kata Bupati Purbalingga.

Baca: TPA Banjaran Ditutup, Kemana Purbalingga Akan Buang Sampah?

Intruksi tersebut juga diteruskan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) untuk memerintahkan kepada semua PAUD/TK/RA/BA, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA untuk membuat sampah sesuai ketentuan.

Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan juga diminta untuk memerintahkan semua rumah sakit, puskesmas, puskesmas pembantu, poliklinik kesehatan desa (PKD) yg ada di Kabupaten Purbalingga.

“Kepala Dinperindag perintahkan semua kepala pasar dan para Camat perintahkan semua Kades serta Kalur untuk menjalankan intruksi ini,” kata Bupati Purbalingga, Tasdi.

BANGKIT WISMO


Tinggalkan Balasan