Berita Bupati Purbalingga Tasdi
Pawarta

Pemkab Siapkan Lahan Untuk Dua SMK Baru di Purbalingga

BRALING.COM, PURBALINGGA РMeskipun sekolah menengah kejuruan merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga tetap berupaya mencari lahan untuk dua SMK.

Kedua sekolah tersebut yakni SMK Karangjambu dan SMK Kemangkon. Dua SMK itu sudah beroperasi dan telah memiliki guru, kepala sekolah serta guru. Sementara ini, aktivitas sekolah masih menumpang di SMP terdekat.

“Meski, SMK sudah menjadi tanggungjawab pemprov, namun Pemkab Purbalingga punya kewajiban untuk mendukungnya berupa lahan,” kata Bupati Purbalingga, Tasdi di pendapa Dipokusumo, Senin 5 Maret 2018.

Pemkab Purbalingga menilai keberadaan SMK menjadi bagian dari menyukseskan pendidikan di Purbalingga, jadi Pemkab Purbalingga tetap berupaya menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah.

Tasdi mengakui, untuk mencari lahan memang mengalami kesulitan. Jika tukar guling dengan tanah kas desa, dikhawatirkan akan menimbulkan masalah hukum, karena aturannya tidak memungkinkan. Jika membeli, kesulitan mencari tempat yang tepat, dan lahan yang di jual.

Untuk calon lokasi SMK Karangjambu misalnya. Lahannya merupakan milik Perhutani. Karena itu perlu kerjasama dengan Perhutani untuk menggunakan lahan seluas dua hektare. “Lahan itu kan milik pemerintah, dan sekolah juga dikelola pemerintah, saya rasa ada simbiosis yang saling menguntungkan,” kata Tasdi.

Sementara untuk lahan calon lokasi SMK Kemangkon masuh belum ditetapkan lokasi. Pemkab akan membeli lahan milik warga masyarakat untuk mendukung sekolah ini. “Kemungkinan bisa di Desa Penican atau di Desa Bokol. Kami belum menentukan lokasi mana yang dipilih,” kata Tasdi.

BANGKIT WISMO


Tinggalkan Balasan