Kpu Purbalingga
Pawarta

Tak Masuk DPT, Pemilik E-KTP Tetap Bisa Memilih di Pilgub Jateng 2018

BRALING.COM, PURBALINGGA – Ketua KPU Purbalingga, Sri Wahyuni menegaskan bahwa masyarakat yang tidak tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) dapat mencoblos dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018.

Syaratnya, kata Sri Wahyuni, mereka yang tidak masuk DPT tetap harus mempunyai Elektorik KTP (E-KTP). Tanpa E-KTP, pemilih tidak boleh ikut mencoblos di TPS.

“Pemilih yang menggunakan E-KTP bisa mencoblos setelah pukul 12.00 WIB, dan apabila pada TPS terdekat terjadi kekosongan kartu suara, pemilih bisa berpindah ke TPS lainnya dalam satu desa,” kata Sri Wahyuni.

Pada pilgub Jateng 2018, KPU Purbalingga ditarget partisipasi sebesar 77,5 persen. Data KPU sejak pemilihan langsung tahun 2008 menunjukan terjadi penurunan partisipasi pemilu dari 63 persen menjadi 58 persen di tahun 2013.

“Untuk itu kami telah melakukan berbagai inovasi, seperti sosialisiasi di berbagai komunitas, di sekolah-sekolah dan sosialisasi pada penyandang disabilitas,” imbuh dia.

Sementara itu, Ketua Panwsakab Purbalingga Imam Nurhakim menyebutkan bahwa Pilgub Jateng 2018 terasa kurang meriah dan sepi salah satunya karena adanya pembatasan pemakaian alat peraga kampanye (APK) seperti baliho dan spanduk.

“Meskipun terkesan sunyi pilkada 2018 tidak berimbas pada partisipasi pemungutan suara, sehingga penurunan partisipasi Pilgub Jateng tidak terulang. Dengan sukses partisipasi pilkada diharapkan dapat menjadi legitimasi para pemimpin yang terpilih,” ujarnya.

Kepala Dinkominfo Purbalingga, Sridadi mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) harus netral sesuai Surat Menpan dan RB Nomor 8/71/M.SM.00.00/2017 tentang larangan ASN dalam mengunggah dan menanggapi paslon kepala daerah baik di media sosial maupun di media online. “ASN dilarang like, menyebarluaskan foto paslon tertentu, visi misi calon dan keterlibatan lainnya,” kata Sridadi.

BANGKIT WISMO


Tinggalkan Balasan