Pawarta Pilihan

Resmi! KPK Tetapkan Bupati Purbalingga sebagai Tersangka

BRALING.COM, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan  Bupati Purbalingga Tasdi sebagai tersangka penerimaan suap fee atas proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center.

Selain Tasdi, KPK juga menetapkan empat orang tersangka lainnya. Mereka terdiri dari dua orang penerima suap, serta tiga orang sebagai pemberi suap atas proyek multy year tersebut.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dengan lima orang sebagai tersangka,” kata Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa 5 Juni 2018.

Bupati Purbalingga, Tasdi dan Kabag ULP Pemkab Purbalingga, Hadi Iswanto  sebagai penerima suap. Sedangkan Hamdani Kosen, Librata Nababan dan Ardirawinata Nababan, ketiganya sebagai pihak swasta yang memberikan suap.

KPK menduga Tasdi menerima commitment fee sebesar 2,5 persen yaitu Rp 500 juta dari nilai proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center sebesar Rp 22 miliar. Namun, seperti dikutip detik.com, barang bukti yang disita KPK sebesar Rp 100 juta.

Tasdi dan Hadi selaku penerima suap dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sementara Hamdani, Librata, dan Ardirawinata dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

BANGKIT WISMO


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.