BRALING.COM, PURBALINGGA – Warga Purbalingga membanjiri Festival Kopi Purbalingga 2019. Mereka hendak menikmati seduhan kopi-kopi khas dari berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga.

Festival Kopi Purbalingga digelar di komplek GOR Goentoer Darjono, 8-10 November 2019. Tahun lalu, festival yang dimotori Ruang Kopi ini hanya digelar satu hari.

Ashari Kimiawan, Ketua Ruang Kopi Purbalingga menjelaskan, festival ini diikuti oleh sekitar 30 pegiat kopi dari hulu ke hilir. Ada petani, roastery serta kedai kopi.

Festival diramaikan dengan bursa kopi, Deklarasi Kopi Purbalingga, Bupati Menyeduh, Focus Group Discussion (FGD) bersama Direktur Operasional Rolas Nusantara Mandiri (PTPN XII) Ir Setyo Wuryanto. Serta ada hiburan musik

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi menyebutkan, salah satu sesi yang penting di Festival Kopi Purbalingga 2019 ialah deklarasi penggunaan kopi asli Purbalingga.

“Mari kita jayakan lagi Kopi Purbalingga, dengan rutin mengkonsumsi kopi-kopi asli Purbalingga. Jadi, mari tinggalkan kopi sachet dan kita beralih ke kopi asli Purbalingga,” kata Bupati Tiwi.

Bupati Tiwi tidak hanya datang di hari pertama, namun juga dihari kedua. Bupati Tiwi dan suaminya Rizal Diansyah tampak bahagia dan antusias karena Festival Kopi Purbalingga dipadati warga pada hari kedua.

BANGKIT WISMO