Uncategorized

Biar Nggak Korupsi, Kepsek Diworkshop

BRALING.COM, PURBALINGGA – Kepala SMP Negeri se-Kabupaten Purbalingga, Senin (25/11) mengikuti workshop pemberantasan tindak pidana korupsi. Itu demi membentengi mereka dari aksi korupsi, kolusi dan nepotisme.

Pelatihan yang digelar Bagian Hukum Setda Purbalingga dan melibatkan pemateri dari Kejaksaan Negeri Purbalingga itu dilaksanakan di Operation Room Graha Adiguna komplek Pendapa Dipokusumo.

“Terus terang kita akui kegiatan ini sangat terlambat. Meski sebenarnya, kami sudah rutin melakukan sosialisasi di tingkat SKPD,” katanya Kepala Bagian Hukum dan HAM Setda Tri Gunawan Setyadi SH.

Akhir pekan lalu, Kepala SMA, UPT Kesehatan dan pelaksana lelang sudah ikut workshop. Kamis (28/11) giliran para kepala UPT Dinas Pendidikan dan perwakilan guru SD yang bakal ikut workshop.

Diharapkan, peserta bisa waspada terhadap berbagai peluang terjadinya tindak pidana korupsi. Dan pemberantasan tindak pidana korupsi bisa menjadi komitmen bersama di semua lini.

Jaksa Fungsional Seksi Intelejen pada Kejaksaan Negeri Purbalingga, Enggar Dian Ruhuri menjelaskan, korupsi bias muncul karena kesalahan administrasi. Meski yang tanda tangan itu tidak ikut menikmati uangnya.

“Bila pejabat itu menerima amplop Rp 5 juta, yang Rp 4 juta harus dikembalikan. Jika tidak dikembalikan, bisa dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai gratifikasi,” ujar Dian.

Wabup Sukento Ridho Marhendrianto mengingatkan bahwa korupsi tak cuma merugikan diri sendiri, tapi juga negara, keluarga dan masa depan anak. “Jangan mau diajak korupsi,” seru Sukento.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.