Uncategorized

Rendahnya Minat Baca Membuat Guru Pusing

BRALING.COM, PURBALINGGA – Rendahnya minat membaca di kalangan siswa membuat guru pusing. Meski sudah banyak cara untuk mengatasi masalah itu, perpustakaan sekolah masih saja sepi pengunjung.

“Ruang perpustakaan sudah saya tata sedemikian rupa senyaman mungkin dengan harapan anak-anak berminat, minimal untuk berkunjung saja. Tapi ternyata tidak cukup ampuh meningkatkan minat baca siswa,” ungkap guru SMA 1 Purbalingga, Rokhmatiningsih.

Perpustakaan SMA 1 Purbalingga merupakan perpustakaan terbaik kedua di Jawa Tengah. Kata Rokhmatiningsih, dari 1200 siswanya, yang berkunjung ke perpustakaan hanya sekitar 50-100 siswa per hari. Dari jumlah itu, tidak tak lebih dari 50 siswa yang membaca dan meminjam buku.

Kepala SMP 2 Purbalingga, Bangun Pracoyo mengungkapkan, sekolah sudah menerapkan sistem reward bagi yang berkunjung dan punishment bagi yang tidak datang ke perpustakaan, namun sampai sekarang hal tersebut tidak berpengaruh banyak.

“Tapi sepertinya tidak banyak perubahan signifikan. Apa ya harus kami pukuli, kan nggak mungkin. Ini bagaimana jalan keluarnya,” ujar Bangun, beberapa waktu lalu.

Sekretaris Umum Perpustakaan Nasional RI Dedi Junaidi mengatakan bahwa menumbuhkan minat baca memang tidak bisa seketika. Harus dibangun kulturnya dulu, dan itu bermula dari keluarga.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.