Uncategorized

Terkait Pemalsuan Tanda Tangan, Iskhak Dibebaskan

BRALING.COM, PURBALINGGA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Purbalingga membebaskan mantan Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga H Ishkak SPd MPd dari dakwaan pemalsuan tanda tangan mantan Kepala Dindik, Heny Ruslanto.

Keputusan tersebut dibuat saat sidang pembacaan vonis yang digelar Selasa (26/11). Majelis hakim yang dipimpin Kukuh Subyakto SH memandang dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak terbukti.

“Salah satu yang menjadi pertimbangan hakim untuk menjatuhkan vonis bebas adalah karena alat bukti tidak ada yang memberatkan terdakwa,” kata Ketua Majelis Hakim yang beranggotakan Mohammad Nur Azizi SH dan Ivonne Tiurma SH.

Saksi yang dihadirkan juga tak ada yang bisa membuktikan aksi pemalsuan tanda tangan. Oleh karena itu hakim menganggap dakwaan kabur. “Maka terdakwa dinyatakan bebas dari jeratan hukum,” ungkap hakim.

Iskhak didakwa telah memalsukan tanda tangan Heny Ruslanto yang saat itu menjabat Ka Dindik. Pemalsuan dilakukan untuk melaksanakan tugas belajar program Doktor di Universitas Diponegoro Semarang.

Pemalsuan juga melibatkan dua nama lain, masing-masing Rudiyanto yang juga menjabat sebagai Kasi PNF Dindik serta Mardiyo SPd yang saat ini menjadi guru SD di Kecamatan Kemangkon.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lukman Hakim SH, menuntut terdakwa dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen. Terdakwa dijerat dengan hukuman maksimal empat tahun penjara.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.