Uncategorized

UMKM Purbalingga Enggan Terapkan Konsinyasi

BRALING.COM, PURBALINGGA – Sekalipun sangat bermasalah dengan pemasaran pegiat UMKM ogah memasarkan produknya di toko dan minimarket. Penerapan sistem konsinyasi menjadi alasan utama keengganan mereka.

Perajin Sepatu dari Bukateja, Wage mengatakan hal tersebut tidak hanya dimiliki oleh dirinya, melainkan oleh rekan-rekan pengusaha UMKM lain. Karena itu, mereka memilih berjualan dengan cara konvensional.

“Barang kita dipajang disana dulu, kalau laku, baru kita bisa minta uangnya. Ini kan mengganggu perputaran modal kami,” kata Wage. Selama ini, usaha meningkatkan pemasaran cuma lewat pameran.

Pegiat UMKM sendiri menyadari bahwa kondisi ini membuat produk-produk lokal Purbalingga kurang dikenal masyarakat Purbalingga sendiri. Namun, cara itu dinilai paling mujarab.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.