Plesir

Di Owabong, Tak Ada Cinderamata Khas Purbalingga

BRALING.COM, BOJONGSARI – Kendati Owabong terus tumbuh menjadi objek wisata yang memiliki tingkat kunjungan yang tinggi di Jawa Tengah, sampai sekarang belum ada cinderamata khas.

Sejumlah pedagang mengakui hingga kini belum ada cinderamata atau oleh-oleh khas Owabong, Bojongsari maupun Purbalingga yang dijual di kios-kios yang tumbuh di sekitar Owabong.

“Tidak ada, paling stiker dan kaos thok,” kata salah satu pedagang asal Bojongsari, Sugiato (47) saat ditemui di kiosnya yang ada di timur Owabong, Sabtu (7/12).

Sugiarto menjual banyak produk namun berasal dari luar kota. Gelang tali dari Klampok, kalung plat besi dari Jepara, kalung kayu dari Jogjakarta, sedangkan aksesoris dan boneka dari Jakarta.

Ia mengatakan, dari wilayah Purbalingga tidak ada yang memproduksi cinderamata menari. Souvenir paling dekat bisa diambil dari Baturraden. “Sepertinya dari Purbalingga tidak ada yang kreatif,” kata dia.

Padahal, sambung dia, tidak sedikit wisatawan yang mencari cinderamata khas, setidaknya bertuliskan Owabong. “Orang datang inginnya ada yang menjadi oleh-oleh khas Purbalingga,” kata Sugiarto.

BANGKIT WISMO

One thought on “Di Owabong, Tak Ada Cinderamata Khas Purbalingga”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.