BRALING.COM, PURBALINGGA – Seorang haji dinilai kemabrurannya dari amal perbuatan setelah pulang dari Mekah. Sehingga dia mampu menjadi teladan dan selalu beramal sholeh baik sesama muslim maupun masyarakat lainya.

“Dengan telah menyandang haji, maka secara tidak langsung ditokohkan oleh masyarakat sekitarnya,” kata Wakil Bupati Purbalingga Sukento Ridho Marhaendrianto.

Ia mengatakan itu saat menerima kembali jamaah haji Purbalingga tahun 1434 Hijriyah di Pendopo Dipokusumo Rabu (4/12). Sukento juga meminta haji bisa memotivasi masyarakat untuk beribadah dan berbuat baik

“Kiprah dan peran seorang jamaah haji dalam berbuat amal sholeh kepada masyarakat luas harus direalisasikan. Selain itu jemaah haji juga harus menjadi ujung tombak menuju perubahan positif,” kata Sukento.

Kepala Kantor Kementrian Agama Purbalingga Rochiman S Ag mengemukakan, penyelenggaraan ibadah haji berjalan dengan lancar. Dari 371 jamaah haji yang berangkat, yang kembali ke tanah air sejumlah 370 orang.

Sugiharto Slamet bin Slamet Karto Sentono warga Kelurahan/ Kecamatan Purbalingga meninggal di Arab Saudi, sedangkan Katijah binti Karyadi Redjamamad warga Karangnangka, Kecamatan Mrebet meninggal di RS Margono Sukarjo Purwokerto.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •