Uncategorized

Pengawasan Proyek Diakui Masih Lemah

BRALING.COM, PURBALINGGA – Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga Imam Subiyakto mengakui pengawasan pengerjaan proyek masih lemah. Ia meminta dinas untuk menemukan mekanisme pengawasan yang lebih baik.

“Unsur pengawasan harus mengadakan rapat pengawasan tribulan dengan seluruh pelaksana proyek,” katanya. Imam meminta supaya pada akhir tahun ini jurnal pengawasan untuk Bupati segera dipersiapkan.

Ketua DPRD Tasdi meminta Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) tidak hanya mendiskusikan laporan pelaksanaan kegiatan. Namun yang terpenting adalah adanya perbaikan-perbaikan atas masalah yang ada.

“Rakor POK harus bisa untuk melihat dampak pembangunan terhadap sedikitnya lima persoalan yang ada. Seperti persoalan kemiskinan, pengangguran, keterbatasan anggaran, kesenjangan pembangunan antar wilayah dan SDM,” ujar Tasdi.

Apalagi, menurut politisi PDI Perjuangan ini, selama ini DPRD Purbalingga terus berkomitmen merancang APBD sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan tepat waktu.

Dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan Tribulan ke empat tahun anggaran 2013, di Operation Room Graha Adiguna, Selasa (3/12) terungkap banyak proyek tak berkualitas.

Sebanyak 16 proyek yang tidak bisa dikerjakan karena keterbatasan waktu dan anggaran. Delapan kegiatan juga belum selesai sesuat target waktu, proyek pelebaran jalan Kopral Tanwis malah terancam putus kontrak.

BANGKIT WISMO

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.