BRALING.COM, PURBALINGGA – Kepala Cabang PT Sumber Alfaria Trijaya Cilacap, Ade Kosasih mengungkapkan bahwa ada tiga syarat utama agar produk lokal bisa dipasarkan di Alfamart.

Yakni produk tersbeut harus memiliki standar kualitas, kuantitas dan kontinyunitas atau 3K. Selain itu, produk lokal itu juga harus memiliki persyaratan standar sebuah kemasan.

“Ijin Depkes, sertifikat halal, pencantuman kadaluwarsa, berat, kandungan gizi, komposisi bahan dan nama produk harus dilengkapi produsen sebagai tanda jaminan mutu sebuah produk” kata Ade Kosasih.

Ade mengungkapkan hal itu saat temu bisnis dengan pegiat UMKM Kota Perwira yang difasilitasi Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Purbalingga, Senin (30/12)

Ade yang kini membawahi 304 outlet Alfamart di Jateng bagian selatan menjelaskan ada dua cara produk masuk Alfamart. Yakni sistem Product House Brand dan Product Private Label.

Product House Brand adalah sistem dimana produk dengan merk khusus yang dibuat oleh toko atau ritel yang menjual produk. Di kemasan produk tertera logo atau atribut ritel sebagai tanda produk itu milik ritel.

Product Private Label merupakan sistem dimana produk dengan merk khusus yang dibuat oleh ritel yang menjual produk tersebut namun biasanya tidak tercantum identitas atau atribut logo ritel.

Adi Purwanto, Kasi Pembinaan dan Pengembangan UMKM Dinperindagkop Purbalingga menilai prosedur itu tidak menyulitkan produk Purbalingga. Ia berharap produk Kota Perwira bisa dipasarkan via Alfamart.

BANGKIT WISMO