BRALING.COM, PURBALINGGA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng yang juga Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko menegaskan , kursi wakil bupati Purbalingga jangan sampai kosong.

Seusuai dengan perundang-undangan, kata mantan Bupati Purbalingga itu, masih memungkinkan untuk mengisi kekosongan itu. “Harus diisi, tidak boleh dibiarkan kosong,” kata Heru.

Pengisian posisi wabup penting bagi PDIP sebagai salah satu partai pengusung pasangan Heru-Kento. Karena itu, menurut Heru, menjadi wajar bila Wabup berasal dari PDIP.

“Disamping partai lain, suara PDIP paling banyak. Wajar jika diisi calon dari PDIP,” katanya. Selain PDIP, ada PPP, PKS dan PKB yang jadi pengusung Heru-Kento dalam Pilbup lalu.

Sementara dari sisi pemerintahan, posisi wabup harus dilakukan karena untuk kelancaran roda pemerintahan Kota Perwira yang sekarang hanya dinahkodai oleh Bupati Sukento Rido Marhaendrianto.

Heru mengaku belum ada pembicaraan resmi terkait nama calon wabup. “Secara informal dari DPC sudah ada dialog dengan saya. Tapi secara resmi belum,” katanya. Pembicaraan dengan parpol pengusung juga perlu.

Ketua DPC PDIP Purbalingga, Tasdi mengatakan, untuk nama-nama calon wabup, pihaknya akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPD PDIP. Tasdi pernah mengatakan, pembahasan digelar setelah bupati dilantik.

BANGKIT WISMO