BRALING.COM, PURBALINGGA – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Purbalingga memilih untuk memutus kontrak kerja dengan PT Ghaitsa Zaihra Shofa terkait pembangunan proyek Jembatan Linggamas.

Keputusan tersebut diambil setelah DPU bertemu dengan managemen rekanan di akhir tahun lalu. DPU menilai penambahan waktu kerja tidak akan membuat pekerjaan selesai sebagaimana mestinya.

“Permohonan penambahan waktu 10 hari oleh pengembang kami ditolak,” katanya. Pasalnya setelah dikaji ulang,” kata Sigit Subroto, Kepala DPU Purbalingga kepada wartawan.

Pengangkatan dan peluncuran rangka baja penolong Linggamas belum selesai dikerjakan, Akibatnya untuk bagian Purbalingga, tidak bisa mengecor badan jembatan. Secara fisik, baru selesai 75 persen.

“Per tanggal 30 Desember kami resmi memtuskan kontrak dengan pihak pengembang. Selanjutnya akan kita laksanakan tender ulang,” ujar Sigit.

Sebelumnya, Direktur PT Ghaitsa Zaihra Shofa, Donny Eriawan meminta perpanjangan waktu dan siap membayar denda atas keterlambatan kerja yang ditegaskannya tidak tidak disengaja, namun ada masalah teknis.

BANGKIT WISMO