BRALING.COM, PURBALINGGA – Purbalingga mendapatkan jatah dua orang sarjana yang akan ditempatkan untuk program Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan (SP-3).

Sarjana ini dikontrak oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selama 10 bulan dengan tugas sebagai motivator, fasilitator, akselerator dan dinamisator dalam mengoptimalisasi pembangunan desa.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga, Akhmad Khotib mengatakan, dari jatah 40 orang sarjana di Jawa Tengah, Purbalingga mendapat jatah dua sarjana.

Untuk penempatan di Purbalingga, Khotib menjelaskan, dibutuhkan Sarjana Peternakan dan Sarjana Ekonomi. Pendaftaran dan seleksi Administrasi digelar 24 Januari hingga 1 Pebruari 2014 di Purbalingga.

“Yang lolos administrasi, akan diundang untuk mengikuti seleksi tertulis dan wawancara yang dilaksanakan tanggal 10 Pebruari 2014 oleh Dinas Pemuda dan Olah Raga Provinsi Jateng,” kata Khotib.

Syaratnya, penduduk Jawa Tengah, usia maksimal 28 tahun pada tanggal 1 Maret 2014; lulusan sarjana (S-1), mampu menulis dan mendokumentasikan laporan melalui teknologi informatika (internet).

Sehat jasmani dan rohani, berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan, belum menikah dan sanggup tidak menikah selama menjalani kontrak dan tidak sedang kerja.

“Peserta juga tidak menuntut diangkat menjadi CPNS; bersedia menandatangani kontrak kerja dan bersedia ditempatkan di desa lokasi penugasan dan tidak meninggalkan desa lokasi penugasan selama masa kontrak,” kata Khotib.

Untuk keterangan lebih jelas dapat dilihat di Dinbudparpora Purbalingga Jalan Kapten Piere Tendean 10 atau dapat diakses melalui website http://dinpora.jatengprov.go.id/.

BANGKIT WISMO