BRALING.COM, KALIMANAH – Pedagang tempe, Ahmad Gianto, 31 tahun, tewas setelah motor yang dikendarainya menabrak truk yang diparkir di Jl Mayjen Sungkono Desa Blater, Kalimanah, Senin (25/2) dini hari.

Warga RT 2 RW 6 Kelurahan Bancarkembar, Purwokerto itu menabrak truk bernomor polisi H-1806-BH yang dikendarai Solekhan, 47 tahun, warga RT 21 RW 4 Desa Sinanggul, Kecamatan Mlongo, Jepara.

Menurut Solekhan, ia menepikan truk ke sisi kiri jalan karena ban belakang rusak. “Lalu saya membetulkan ban. Tiba-tiba dari arah selatan ada sepeda motor yang menabrak bagian depan truk saya,” katanya.

Setelah mengecek, ia melihat seseorang sudah terkapar di depan truknya. Ia lalu memberi tahu warga sekitar, Catur dan Joko, lalu membawa korban ke RS Nirmala, namun korban justru meninggal.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menyimpulkan bahwa korban membawa sepeda motor Honda Revo bernomor polisi R-3805-LS dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam.

“Motor tiba-tiba oleng, mungkin sedang ngantuk. Motor lalu menghantam truk yang sedang parkir,” kata Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Polres Purbalingga, Inspektur Satu Galuh Pandu Pandega.

Pandu menambahkan, korban mengalami luka hematum di kepala bagian belakang dan pendarahan di telinga kanan dan kiri.

BANGKIT WISMO