Uncategorized

Inflasi Purbalingga Tembus 9,75 Persen

BRALING.COM, PURBALINGGA – Inflasi di Purbalingga pada tahun 2013 kemarin menembus 9,57 persen. Angka tersbeut merupakan tingkat inflasi tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Kepala BPS Purbalingga Suryokoco mengatakan, angka inflasi Purbalingga itu lebih tinggi dibanding angka nasional yang besarnya 8,38 persen dan inflasi Jateng yang menyentuh angka 7,99 persen.

“Pada tahun 2013 kenaikan harga bahan baker minyak sangat berdampak pada naiknya inflasi. Sementara pada periode September – Desember 2013, angka inflasi mengalami penurunan,” kata Suryokoco.

Hal itu diungkapkan saat Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID) di ruang rapat bupati, Kamis (13/2). Selain BPS dan pimpinan SKPD, perwakilan Bank Indonesia Purwokerto juga hadir dalam rapat itu.

Samosir, Assisten Deputi Bank Indonesia Perwakilan Purwokerto menyebut peran TPID penting untuk mengendalikan laju inflasi. Di antaranya untuk menjaga harga komoditas agar stabil, menjaga kelancaran suplai dan distribusi, menjaga ketersediaan pangan local.

Dalam rapat tersebut, Bupati Sukento Rido Marhaendrianto meminta Tim Pemantau Inflasi Daerah berperan aktif dan optimal bekerja dalam mengendalikan inflasi daerah.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *