BRALING.COM, PURBALINGGA – Laptop Ketua KPU Purbalingga, Sri Wahyuni, yang berisikan data pemilu, dicuri orang. Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) dilakukan dengan memecah kaca mobil.

Anggota KPU Purbalingga, Sudarmadi mengatakan laptop tersebut memang berisi data mengenai pelaksanaan Pemilu. Komputer jinjing tersebut acap digunakan untuk sosialisasi ke sejumlah kecamatan.

Kejadian bermula saat mobil jenis Toyota Avanza hitam dengan nomor polisi (Nopol) R 9501 SC tersebut sedang diparkir di jalan raya depan kantor Panwaslu di Jalan Komisaris Notosumarsono, Senin (10/3) malam.

Mobil itu dikendarai Ketua Sri Wahyuni serta empat anggota Mey Nurlela, Sudarmadi, Sukhedi serta Eko Setiawan yang datang ke Panwaslu untuk berkoordinasi setelah siangnya melakukan penertiban atribut kampanye.

Tidak lama setelah mereka masuk, tiba-tiba terdengar suara benturan benda keras. Salah staf di kantor Panwaslu, Sugeng Wibowo (40) lalu berlari keluar. Dia mencoba mencari tahu apa yang terjadi.

“Ternyata mobil KPU dipecah kaca bagian tengah. Saya juga melihat ada orang masuk ke dalam melalui jendela,” ungkapnya. Setelah Sugeng mendekat, orang yang masuk mobil itu menjauh dan menuju rekannya.

Mereka pergi menggunakan sepeda motor lalu lalu pergi ke arah timur. Setelah dicek teryata laptop milik Ketua KPU yang ditaruh di bawah jok sebelah kiri depan sudah hilang.

Kasat Reskrim AKP Sardji mengatakan polisi masih menyelidiki kasus tersebut. “Kami masih melakukan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk Ketua dan anggota KPU Purbalingga,” ungkapnya.

AKP Sardji juga belum bisa memastikan apakah aksi kejahatan itu bermotif politik. “Kami akan secepatnya berupaya mengungkapkan kasus ini,” kata Sardji menegaskan kepada wartawan.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •