BRALING.COM, PURBALINGGA – Calon pemilih lebih memilih untuk mencoblos partai daripada calon anggota legislatif yang bakal mewakilinya. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga Sri Wahyuni menyayangkan hal ini.

Cara mencoblos demikian memang sah dan namun suara hanya akan dihitung untuk partai. Menurut Sri Wahyuni, pemilih cerdas akan langsung memilih caleg terbaik pilihannya. Bukan mencoblos tanda partai politiknya.

Sri Wahyuni mengatakan hal tersebut saat sosialisasi pemilu yang digelar di Pendapa Dipakusuma, Sabtu (8/3) kemarin. Anggota PKK, Dharma Wanita dan GOW mengikuti sosialisasi itu.

“Bila yang dicoblos kolom parpol maka suaranya sah untuk parpol, jika yang dicoblos kolom caleg untuk caleg bersangkutan. Tapi bila kolom parpol dan caleg dicoblos dua-duanya, suara sah hanya untuk calon,” jelasnya, lagi.

Dalam sosialisasi yang diikuti 275 peserta itu, Penasehat organisasi wanita Purbalingga Erna Sukento menegaskan kaum perempuan di Purbalingga siap mendukung suksesnya pemilu pada April 2014.

Erna juga meminta kaum perempuan untuk turut menyosialisasikan tata cara mencoblos yang benar. Dalam sosialisasi itu, peserta juga ikut melaksanakan simulasi pencoblosan.

BANGKIT WISMO