BRALING.COM, KUTASARI – Warga RT 12 RW 5 Dusun Karangpandan, Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, Suhedi alias Blaur, 70 tahun ditemukan tewas menggantung di dapur, Rabu (12/3) pagi.

Anak perempuannya, Tumainah, 32 tahun, menemukan korban kali pertama sekitar pukul 04.00, saat hendak berwudlu. “Saat itu saya lihat bapak sudah menggantung di dapur,” katanya saat dimintai keterangan polisi.

Karena kaget, ia lalu memberi tahu suaminya, Margoto, 40 tahun, perihal kejadian itu. Mereka tidak berani menurunkan tubuh korban. Margoto lalu melaporkan kejadian tersebut pada petugas Polsek Kutasari.

Polisi dari Polsek Kutasari dan Tim Inafis Satreskrim Polres Purbalingga serta dari tim medisdari Puskesmas Kutasari langsung datang ke lokasi kejadian tak lama berselang.

Kasubag Humas Polres Purbalingga, AKP Sitowati mengatakan, dari hasil visum tim medis, diketahui korban tewas karena tidak bisa bernafas akibat lehernya terjerat tali.

Korban murni tewas karena bunuh diri. Kesimpulan itu muncul setelah ditemukan ciri-ciri seperti mengeluarkan veses dan air mani. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Hanya ada bekas jeratan di leher.

Polisi membawa tambang dan sandal korban sebagai barang bukti. Setelah dilakukan pemeriksaan, korban diserahkan ke pihak keluarga dan dimakamkan di pemakaman desa setempat hari itu juga.

BANGKIT WISMO