BRALING.COM, PURBALINGGA – Peraturan Pemilu tidak memungkinkan pelanggaran terhadap pemilu ditindak tegas. Karenanya, pelanggaran pemilu seperti politik uang pun tak maksimal.

Demikian kata Divisi Bidang Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Purbalingga, Endang Yulianti SH MH saat diskusi dan nonton film, Sabtu (12/4) malam.

Pada Bioskop Rakyat (Biora) di Markas Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga itu diputar film tentang Pemilu Presiden 2009, “Children of a Nation” produksi Fictionary Films yang disutradarai Sakti Parantean.

“Wuwur (membagikan uang) tidak mungkin ditangkap. Aturannya dibuat tidak bisa menjangkau itu. Legislatif membuat aturan untuk menguntungkan mereka,” kata Endang dalam diskusi yang dimoderatori Redaktur braling.com, Bangkit Wismo.

Panwaslu mendapat banyak kendala dalam mengatasi politik uang. “Meskipun akan ditindak, terlalu banyak syarat yang harus dilalui untuk menghukum pelaku politik uang,” kata dia.

Pengamat Politik Unsoed Indaru Setyo Nurprojo SIP MA mengatakan, pemilu bukan cuma urusan di bilik suara. “Pemilu itu proses. Semua proses potensial untuk terjadi kecurangan,” kata dia.

“Setting orang mau menang itu bisa dari awal. Mulai dari aturan, penataan jabatan, sampai setelah pencoblosan,” sambung Indaru yang selalu menyermati dinamika politik di Kota Perwira.

BANGKIT WISMO