BRALING.COM, BUKATEJA – Pengrusakan dan pengeroyokan terjadi di Kecamatan Bukateja, Senin (28/4) malam sekitar pukul 19.00. Sejumlah pemuda dari dua kelompok harus berurusan dengan polisi Polsek Bukateja karena masalah ini.

Kejadian bermula, Sabtu 26/4 saat sekelompok pemuda desa Bukateja sedang berkumpul di Jalan Raya Bajong untuk melaksanakan balap liar, sekitar Pukul 00.30. Namun aksi ilegal itu dibubarkan petugas unit patroli lalu lintas.

Sejumlah pengendara lalu masuk ke perkampungan Desa Bajong. Lujeng, 30 tahun, dan teman-temannya yang sedang berkumpul pun merasa terganggu dengan suara knalpot bobokan dari para pembalap liar tersebut.

Luceng dan teman-temannya lalu mengejar pengendara yang menggunakan knalpot bobokan itu, yang tidak lain adalah Dimas karyawan PT WMS. Dimas pun dikroyok oleh pemuda Bajong. Malam itu, kasus itu sudah diselesaikan di tingkat desa.

Namun, karena masih tidak terima, teman-teman Dimas lalu melakukan pembalasan, Senin (28/4) malam. Akibatnya, warga Bajong, Indra mengalami luka lebam dan memar.

Senin malam, Kapolsek Bukateja AKP Sulasman langsung menuju lokasi kejadian dan memanggil Kades Bajong dan Bukateja untuk mediasi kasus di Markas Polsek Bukateja.

Dari hasil mediasi, disepakati agar kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, kelompok remaja yang terlibat insiden kekerasan itu tetap dimintai keterangan oleh penyidik Polsek.

BANGKIT WISMO