BRALING.COM, PURBALINGGA – Ketua Dewan Pendidikan Purbalingga, Trisnanto Srihutomo meminta semua pihak untuk mendukung pelaksanaan Ujian Nasional sebagai proses pembentukan generasi yang lebih jujur, cerdas dan beradab serta bermartabat.

“Kami mengimbau semua orang tua untuk ikut mendukung mengkondisikan putra/putrinya, sehingga terfasilitasi dengan baik,” kata Trisnanto dalam keterangan persnya, Senin (14/4).

“Kami juga mengimbau semua warga sekolah, termasuk guru dan siswa agar menjadikan UN sebagai bagian dari siklus pendidikan, sehingga tidak menjadikannya sebagai sesuatu yang menyeramkan, menakutkan dan eksklusif,” sambung dia.

Terpisah, Kepala Bagian Operasi (Bagops) Polres Purbalingga, Kompol Juwarto mengatakan, Polres menerjunkan 100 personel untuk mengamankan UN di Kota Perwira.

Pengamanan dimulai dari pengawalan dan penjagaan naskah UN di kantor Dindik Purbalingga. Pengawalan dan penjagaan naskah kembali dilakukan saat pergeseran ke 4 subrayon, masing-masing tiga personel.

Di lokasi ujian, penjagaan juga melibatkan dua anggota polsek setempat berpakaian preman sesuai dengan instruksi Kapolri Jenderal Sutarman. Sehingga siswa yang melaksanakan ujian, secara psikologi tidak terpecah konsentrasinya ketika melihat anggota polisi.

“Jika anggota menggunakan pakaian dinas saat berjaga di tempat ujian, siswa akan terpecah konsentrasinya saat mengerjakan ujian. Penjagaan hari ini (kemarin) dilakukan di SMA/SMK sederajat. Untuk SMP juga akan kami jaga, sedangkan SD tidak,” katanya.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •