BRALING.COM, PURBALINGGA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purbalingga membutuhkan dana Rp 12,9 Miliar untuk menggelar Pemilihan Bupati dan Wabup Purbalingga pada April 2015. Dana itu untuk membiayai pilkada satu putaran.

“Digunakan untuk biaya operasional pelaksanaan KPU, mulai dari pembentukan badan penyelenggara seperti PPK, PPS dan KPPS, biaya logistik pemilu serta biaya sosialisasi,” kata Ketua KPUD Purbalingga Sri Wahyuni.

Tahapan kerja pelaksanaan Pilkada di Purbalingga bakal digelar setelah pelaksanaan Pilpres. KPU Purbalingga menargetkan pada Agustus-Desember, PPK dan PPS sudah bisa terbentuk.

“Untuk jumlah PPK dan PPS masih tetap, sedangkan untuk sekretariat PPS kita hapus, sedangkan untuk sekretariat di kecamatan kita tambah 1 orang. Sehingga pertangungjawaban SPJ berada di tingkat PPK,” kata Yuni.

Kepala Bappeda Purbalingga, Setiyadi berkata akan mengaji usulan rencana anggaran KPU tersebut demi efektifitas anggaran. “Terkait masalah anggaran nanti akan dibahas secara langsung oleh tim anggaran dengan SKPD pengusul anggaran,” ucapnya.

BANGKIT WISMO