Pilihan

Ajang Praktik Keilmuan, SMK 1 Kutasari Luncurkan Bank Amanah

bank7

BRALING.COM, PURBALINGGA – Mulai tahun ajaran baru tahun ini, SMK 1 Kutasari meluncurkan Bank Amanah. Bank mini ini dibuat tidak hanya untuk meningkatkan kesadaran menabung namun juga mendorong siswa langsung mengaplikasikan teori-teori akuntansi.

“Saya menabung hampir setiap hari. Uang saku saya sisihkan untuk ditabung,” kata salah satu siswa, Tegar Ali Subekti. Suasana di atas berupa aktifitas transaksi perbankan di Bank Mini “Amanah” selalu terlihat setiap hari di SMK 1 Kutasari, Purbalingga.

Pola kerja Bank Amanah pun masih sederhana. Siswa menyetorkan uang beserta buku tabungan. Setelah menuliskan nama dan nominal angka, mereka lalu menyerahkan slip tersebut beserta buku tabungan dan uang yang akan disetorkan kepada petugas, yang tak lain juga siswa sekolah itu.

Kemudian, setelah data dimasukkan ke komputer kemudian dicetak di buku tabungan dan slip setoran distempel, kemudian diserahkan kembali ke siswa. Uang yang ditabung, akan disetorkan ke bank konvensional. Dari bunga bank konvensional itu, akan dibagikan pada nasabah, meskipun jumlahnya tidak banyak.

“Ada mata pelajaran keuangan perbankan. Bank mini ini didirikan sehingga siswa tidak hanya belajar secara teori saja, tapi juga praktiknya. Secara riil siswa Proli Akuntansi memiliki pengalaman langsung menghitung uang, pembukuan, menutup kas dan transaksi perbankan lainnya,” kata Kepala SMK 1 Kutasari, Darimun.

Untuk saat ini, di bank mini ini, memberikan pelayanan pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bulanan, pembayaran Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) dan tabungan. Adapun nasabah adalah seluruh warga sekolah mulai dari siswa, guru dan karyawan.

Bank buka mulai pukul 08.00-13.00. Setiap hari ada tiga siswa piket di bank ini digilir dari seluruh siswa Proli Akuntansi. Dengan jumlah siswa yang ada, seorang siswa akan piket selama empat kali dalam satu tahun.

“Ke depan, kami ingin mengembangkan pelayanan kredit, terutama bagi para guru. Tapi butuh waktu. Kami harus cari bank yang mau mem-back up kegiatan kami. Harus ada kerja sama dengan bank tersebut,” katanya.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *