BRALING.COM, PURBALINGGA – Purbalingga bakal memiliki science center terbesar di Jawa Tengah. Pusat pendidikan berbasis ilmu pengetahuan ini akan dikembangkan di Sanggar Luru Ilmu atau Sanggaluri Park.

Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP Iptek) Kementerian Riset dan Teknologi Kemenristek bakal mendukung pengembangan ini dengan memberikan bantuan peralatan peraga iptek, sejumlah kegiatan diskusi tentang iptek, peragaan iptek keliling dan lomba iptek.

“Kami sangat tertarik untuk mendukung pengembangan wahana iptek di Sanggaluri Park. Ternyata di Purbalingga, sudah lima tahun lalu memiliki wahana iptek yang dapat menciptakan kecintaan generasi muda terhadap iptek,” kata Direktur PP Iptek Kemenristek, Ari Hendrarto Saleh.

Ari Hendrarto beserta tim menyempatkan berkunjung ke Purbalingga atas undangan Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Dinbudparpora) Purbalingga

Science center ialah wahana pembelajaran dan untuk pembudayaan bagi generasi muda untuk mencintai iptek. Sejak dini anak-anak  diharapkan menjadi senang dengan ilmu pengetahuan dan teknologi karena dengan iptek inilah maka kita bisa menopang kehidupan.

Selain berguna bagi anak-anak dan generasi muda, pusat peragaan iptek juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi para guru dan orang tua untuk mengarahkan anak-anak menyukai iptek.

PP Iptek telah membina pusat peragaan iptek di Taman Pintar Yogyakarta, Bandung, Jatim, Palembang, dan di Padang. Saat ini setidaknya sudah ada 11 anggota Asosiasi Science Center Indonesia.

Ari menambahkan, PP Iptek secara bertahap mulai tahun ini akan mengalokasikan bantuan peralatan peraga iptek untuk Purbalingga. PP Iptek telah mendata peralatan mana saja yang dibutuhkan untuk dan belum tersedia di wahana Iptek Sanggaluri Park.

“Tahun depan kami jadwalkan juga untuk menggelar Focus Group Discussion (FGD) pengembangan science center dan PIK (Peragaan Iptek Keliling). Untuk kegiatan PIK biasanya kami membawa sekitar 18 – 20 alat peraga dan kemudian selama kurang lebih  4 – 7 hari berada dalam satu tempat strategis dan aman, serta melibatkan Pemerintah Daerah melalui Dinas pendidikan untuk mendorong siswa-siswa mengunjungi PIK,” kata Ari Hendrarto.

Asisten Perekonomian dan Kesra Setda Ir Susilo Utomo, M.Si menyambut baik kerjasama yang mulai terbangun dengan PP Iptek Kemenristek. “Pemkab Purbalingga akan bersinergi dengan PP Iptek,” ujar Susilo Utomo.

Direktur PD Owabong Wisnu Haryo Danardono menyatakan, pihaknya menyediakan tempat yang lebih representatif setelah alat peraga tersedia.  Alat peraga itu akan ditempatkan di ruang utama yang saat ini diisi berbagai koleksi reptile serta kupu-kupu di Sanggaluri.

BANGKIT WISMO