Pawarta

Bawa Sabu-sabu, Warga Serayu Larangan Dihukum 2 Tahun 6 Bulan

BRALING.COM, PURBALINGGA – Karena terbukti membawa sabu-sabu, warga Desa Serayu Larangan Kecamatan Mrebet, Mukhtarom alias Ayong, 27 tahun dijatuhi hukuman penjara selama dua tahun enam bulan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Purbalingga dalam sidang putusan yang digelar Selasa (7/10).

Putusan tersebut lebih ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lukman Hakim Tausik. JPU menuntut terdakwa dengan hukuman empat tahun penjara. SIdang dipimpin oleh hakim Totok Sapto Indrato dan Guntur Pambudi Wijaya serta Agustinus Yudi Setiawan dengan Panitera Pengganti Eni Widayati.

Dalam persidangan terungkap bahwa Ayog pada Selasa 17 Juni 2014 malam ditangkap oleh anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Purbalingga di bangunan bekas penggilangan padi di Desa Kalitinggar Kidul, Kecamatan Padamara. Dalam penangkapan itu, polisi mendapati sabu-sabu seberat 0,13 Gram.

Menurut Ayong, narkotika tersebut diperolehnya dari teman bernama Aan. Ia membeli barang haram itu tanpa bertemu secara langsung dengan Aan. Ayong mengambil barang itu di bawah tiang telepon di sebuah gang barat BRI Padamara. Lokasi tersebut diketahui dari sms penjual kepada terdakwa. Pembayaran Rp 500 ribu dilakukan via transfer.

“Dari keterangan para saksi, terdakwa terbukti melawan hukum dengan dakwaaan Pasal 127 ayat 1 huruf A tentang narkotika. Majelis hakim memutuskan menghukum penjara terdakwa dua tahun enam bulan,” kata Totok.

Pertimbangannya, tindakan terdakwa sudah meresahkan masyarakat dan tidak mendukung program pemerintah yang sedang gencar memberantas narkotika. Sedangkan hal yang meringankan adalah terdakwa baru pertama kali dihukum, mengakui dan menyesali perbuatannya serta berlaku span saat persidangan.

BANGKIT WISMO

Tebarkan braling
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *