Pilihan Plesir

Pejabat Pemkab Ke Tiongkok, DPRD Purbalingga Segera Minta Klarifikasi

BRALING.COM, PURBALINGGA – Polemik kunjungan kerja 13 pejabat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Purbalingga Imam Subijakto ke Tiongkok terus memanas. DPRD Kota Perwira kian tajam menyoroti masalah kunjungan kerja ini. Mereka bakal segera melakukan klarifikasi terkait masalah ini.

Ketua DPRD Purbalingga sementara, Tongat mengungkapkan bahwa paling lambat DPRD mengundang eksekutif pada pekan depan. “Kami akan meminta klarifikasi secepatnya,” ujar Tongat yang bakal segera dilantik menjadi Ketua DPRD Purbalingga 2014-2019.

Anggota Fraksi PDIP tersebut mengemukakan, studi banding memang diperlukan sebagai bahan referensi pengembangan Goa Lawa. Pemerintah Kabupaten Purbalingga telah berniat mengalokasikan duit Rp 20 miliar untuk mengubah Goa Lawa menjadi objek wisata berskala internasional. Namun, Tongat menegaskan bahwa kunjungan kerja harus sesuai aturan.

Terpisah, Anggota DPRD Purbalingga Adi Yuwono menyebutkan bahwa kunjungan kerja harus terbuka dan jelas. Kepada media massa, Adi menyontohkan masa orientasi DPRD Purbalingga di Semarang, sudah sesuai dengan aturan dan memiliki latar belakang yang jelas sehingga bisa dipertanggungjawabkan. [Baca : Belajar Tugas dan Fungsi, Anggota DPRD Purbalingga Pergi ke Semarang]

Sebagai informasi, sebanyak 13 pejabat Pemkab Purbalingga ke Tiongkok untuk mempelajari pengelolaan goa di sana. Hasil studi itu akan menjadi rujukan Pemkab dalam mewujudkan obsesi menjadikan Goa Lawa menjadi destinasi wisata bertaraf internasional dengan konsep bertajuk Golaga.

One thought on “Pejabat Pemkab Ke Tiongkok, DPRD Purbalingga Segera Minta Klarifikasi”

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.